♡Bagian 73♡

2890 Kata

Iqbal mengajak Dwiki ke ruang keluarga, sementara Lisa yang menggantikan posisi Dwiki yang menunggu Syifa keluar dari kamar mandi. "Jadi, gimana Bang?" tanya Dwiki setelah mendaratkan bokongnya di sofa ruang keluarga. Iqbal berdehem sejenak, "Saya sebenarnya ngga tega ngebayangin reaksi Syifa nanti. Ngeliat saya sekilas aja reaksinya udah sampai kayak tadi. Apalagi nanti bertatap muka." memang benar, sebenarnya Iqbal juga ragu ingin melakukan terapi seperti apa yang istrinya katakan. "Kemarin saya udah tanya ke Syifa Bang. Awalnya saya kaget juga waktu dia bilang gitu, tapi waktu liat dia yakin banget sama pilihannya saya cuman bisa ngedukung aja Bang." ujar Dwiki. Baginya asal itu menjadi kemauan Syifa, apapun pasti Dwiki dukung asalkan itu baik. Keputusan seperti ini memang lebih ba

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN