Dwiki melangkahkan kakinya keluar rumah dengan tangannya yang membawa paper bag yang tadi mamahnya suruh. "Ayah ngga ikut?" tanya Dwiki ketika melewati ayahnya yang masih asik bercanda dengan anaknya. Rino menggelengkan kepalanya seraya mendongakkan kepalanya, melihat sosok putranya, "Ngga. Salamin aja ya buat Syifa, semoga lekas sembuh." ujar Rino. Dwiki kembali melanjutkan langkahnya menuju mobil, dan membuka bagasi mobil tersebut. "Niat banget ya mamah." gumam Dwiki setelah melihat ada apa saja di dalam paper bag yang dia masukkan. Dia kira hanya ada satu kue atau dua kue, ternyata ada lima toples kue yang mamahnya itu berikan. Sepertinya mamahnya memang sangat menyayangi Syifa. Dan dia berharap, semoga mamahnya bisa menerima keadaan Syifa sekarang. Setelah menutup bagasi mobil,

