34 Cukup lama keduanya berada diposisi seperti itu, hingga Jill bisa melihat dengan jelas d**a bidang Kenzo dan juga otot tangan yang mengunci kedua sisi tubuhnya⸺kala Kenzo sudah melepas bekapan tangannya dari bibir Jillian. Jill akui, untuk sesaat ia memang terlena dengan posisi intim mereka saat ini. bahkan gadis itu sudah berkali-kali menelan salivanya susah payah saking gugupnya. Namun ia tidak mau terlena lebih dalam dikeadaan yang tak lazim ini. hingga akhirnya Jill menyadarkan diri dan mendorong tubuh Kenzo yang tengah menindihnya. Berhasil? Tentu tidak. Nyatanya tubuh kenzo bagaikan beton yang sungguh sulit ia gerakkan. Walaupun Jill sudah mengerahkan seluruh tenaga sekalipun. "Kamu ngapain sih?" Kenzo bertanya santai, saat melihat Jill yang masih saja sibuk mendorong tubu

