43

1664 Kata

43 Angel tersenyum lebar saat melihat sahabat dekatnya Jill yang baru saja datang. Lalu dengan segera mendekat dan memberinya sebuah pelukan rasa senang. "Jillian?! Gue fikir lo nggak bakalan datang." "Mana mungkin gue gak datang?! Bisa-bisa gue beneran lo pecat buat jadi temen lo." celetuknya menyindir apa yang dikatakan Angel kemarin padanya jika sampai Jill tidak jadi datang ke tempat itu. Keduanya melepas pelukan. Angel menanyakan kedatangan Jill yang nampak sendirian. "Eh, lo datang ke sini sendiri? gue fikir lo bakal bareng sama si Kelvin kayak biasanya." "Tadi sih maunya gitu. tapi nggak jadi. Dan gue akhirnya lebih milih naik taksi." "Kenapa?" "Itu soalnya..." Tiba-tiba Angel beralih fokus, saat melihat kedatangan Kelvin yang baru saja ikut berbaur disela-sela kerumunan anak

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN