Agatha duduk menghadap balkon yang tirai nya sengaja Agatha buka tanpa peduli dengan langit yang sudah berubah semakin gelap. Entah sudah berapa lama Agatha duduk diam tanpa bergerak sedikitpun demi menanti kehadiran laki-laki yang selalu menemaninya setiap malam. Agatha menundukkan kepala menatap jemarinya yang sedang memegang bulu dari sayap malaikat nya, baru beberapa detik Agatha menatap bulu tersebut air mata nya jatuh tepat di atas bulu sayap Andriel. "Jadi kamu beneran udah pergi?" Agatha menatap ke arah langit gelap tanpa adanya bintang yang menemani langit tersebut, sepertinya nasib Agatha dan langit itu sama. Sama-sama sendiri tanpa ada yang menemani. Namun langit malam masih sedikit lebih beruntung dari Agatha, bisa saja besok atau lusa bintang akan muncul menemani langit m

