Melinda mengamuk. "Mengapa kalian menghalangi Mami? Lepasin, lepas, Mami hanya ingin cucu Mami kembali." Prima membentak Melinda yang kehilangan kendali. "Cukup Mi, cukup, hentikan kelakuan Mami yang seperti ini. Ini semua bukan salah Vanessa tetapi ini adalah hukuman untuk keluarga kita yang telah menjahati Vanessa." "Mengapa Papi membela wanita ini? Apa Papi tidak lihat kematian Erland yang.... mengenaskan? Erland....." Prima memeluk erat Melinda, membelai rambutnya dan membisikkan kata. "Kita harus ikhlas, Mi. Ikhlaskan Erland." Tak lama, beberapa polisi datang untuk memeriksa jenazah Erland. "Permisi Pak, Bu, kami dari pihak kepolisian. Kami akan memeriksa kondisi jenazah korban untuk laporan karena ini merupakan kecelakaan yang direncanakan." "Apa maksudnya, Pak?", ucap M

