Erland bertanya kepada Melinda mengenai kakinya yang tidak bisa digerakkan. "Mi, kaki Erland. Kaki Erland tidak bisa digerakkan. Ada apa dengan kaki Erland?" "Erland, kamu harus tenangkan diri. Dengarkan Mami baik-baik. Kata dokter saraf otot di kakimu cedera parah saat kecelakaan sehingga menyebabkan kelumpuhan." "Lumpuh? Tapi Erland masih bisa sembuh kan Mi. Erland bisa berjalan lagi kan." "Begini.... Mami.... Mami juga berharap demikian namun....." "Namun apa Mi?" "Kelumpuhanmu.... bersifat permanen." "Jadi Erland.....tidak bisa berjalan lagi Mi." Melinda memegang tangan Erland, menatapnya sendu. "Iya. Tapi Mami dan Papi pasti mencari cara, kami akan mencari dokter terbaik untuk menyembuhkan kakimu. Kamu tidak boleh putus asa." Erland meremas selimut yang menutupi tubuhnya.

