Bab 51 (End)

931 Kata

Makam adalah tempat terakhir bagi semua orang. Makam menjadi tempat seseorang bisa mengenang orang yang sudah tiada. Ayana masih berdiri di hadapan makam Seavey. Seolah baru kemarin dia menghabiskan waktu bersama pria itu dan dia sudah ada di sisi Tuhan. Ayana tidak bisa melupakan momen indah bersama Seavey. Dia satu-satunya yang mengesankan Ayana. Ayana masih berdiri di depan makam Seavey ketika suara cowok itu memanggilnya. Ayana berbalik dan melihat wujud pria itu. Ayana mungkin terlalu memikirkan Seavey sehingga pria itu dilihatnya hidup kembali. Ayana mematung antara harus percaya atau harus mengabaikan orang yang ia lihat. "Kau tidak mau memelukku?" Seavey tersenyum seperti malaikat seperti senyuman Chris Evan. "Apa kau nyata? Atau sedang mempermainkan aku?" Air mata Ayana mengalir

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN