Chapter 15

2191 Kata

“Seleranya bagus juga,” ujar Fuji sambil memandangi dirinya di depan cermin. “Tapi ya masih cantikan gue.” Fuji kemudian mengibaskan rambutnya dan bergaya ala model papan atas. Setelah keluar dari kamar, Fuji mengambil tasnya. Tak lupa dia memakai kacamata untuk menyempurnakan penampilannya. Hari ini dia ada janji bertemu dengan salah satu temannya yang bekerja di salah satu perusahaan produk kecantikan. Syukur-syukur hari ini dia dapat tawaran endorse. “Hai?” Suara itu seperti sedang bicara padanya ketika Fuji hendak masuk ke dalam lift. Fuji lantas membalikkan tubuh dan agak terkejut melihat yang barusan bicara itu adalah Irene, calon tunangannya Aska. “Ya?” sahut Fuji. Dari balik kacamata hitamnya itu, dia memperhatikan penampilan Irene yang menurutnya biasa saja. Wajahnya memang ca

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN