Jason mengejar Vern hingga ke depan lift. Vern masih menunggu lift dengan muka pucat. “Vern? Are you okay, man?” tanya Jason pada Vern yang memunggunginya. “No, I am not,” jawab Vern merajuk sambil menatap Jason dengan mata berkaca-kaca. “Look, I’m sorry man. Tapi itu akibat ulahmu sendiri. Mengapa kamu mencuri kartu aksesku dan menyelinap masuk ke dalam suite tanpa seizinku?” tanya Jason santai. “Ini, ambil kembali kartu akses sialmu!” kata Vern sambil menjejalkan kartu akses itu pada Jason dengan wajah cemberut. Jason terkikik geli. “Simpan saja untukmu. Aku sudah memiliki kartu akses baru,” kata Jason tertawa. “Huh! Aku tidak mau masuk lagi ke sana,” keluh Vern jengkel. “Sebaliknya, kamu perlu kembali ke sana sekarang. Aaron adalah orang yang perlu k

