Setelah melakukan berbagai pengobatan, kondisi Alfa mulai membaik. Rasa sesak nafas yang biasa di alami sang anak sudah berkurang. Semua keluarga sangat-sangat bersyukur. Meskipun melakukan pengobatan tidak murah, Kahfi tidak mempermasalahkan itu. Seluruh tabungan dia dan Fiyah habis tidak besisa. Kahfi berjanji akan mengganti uang sang istri karena seharusnya semua biaya pengobatan anak adalah tanggung jawabnya. Pagi hari seperti biasa, Kahfi dan Fiyah bekerja sama merawat sang anak yang masih memeperlukan pemulihan. "Di bil na? " (Daddy mobil mana?) Kahfi mendadak terdiam, dia sama sekali tidak ingat untuk membelikan sang anak mobil yang dijanjikannya. Alfa itu unik, setiap janji yang dikatakan ayah atau ibunya akan di ingat dan pasti di tagih ketika pemikiran itu mendadak

