Kahfi benci rumah sakit, Apa lagi rumah sakit yang dulu menangani kasus kecelakaan sang istri. Beberapa suster langsung membawa Alfa ke ruang pemeriksaan. Kahfi merasa dunia seakan terbalik. Dia mencoba untuk kuat tetapi nyatanya dia tidak sekuat itu. "Bang anak kita kuat kan, " celetuk Fiyah sambil mengeratkan genggaman tanganya pada baju Koko Kahfi. "Iya Alfa kuat,"balas Kahfi. Dia tidak mampu berkata-kata lagi. Melihat sang anak tidak sadarkan diri membuat seketika dunianya menjadi benar-benar kacau. Sembari menunggu dokter keluar, Kahfi menghubungi Papa dan Mamanya bahwa sang cucu sedang berada di rumah sakit. Detik demi detik berlalu, tapi belum ada tanda-tanda Dokter keluar dari ruang pemeriksaan. Fiyah tetap berdiam di kursi tunggu. Pandangan matanya kosong

