DENNIS POV “DENNIS BENEDICT GUERRO! Kau benar-benar tak mendengar perintahku?” tanya Daddy-ku sebelum aku membuka pintu ruang kerjanya. “Maaf, Dad! Dennis tak bisa. Aku anakmu, bu kan karyawanmu yang bisa kauperintah sesuai keinginanmu.” “Kau! Tak bisakah kau menyenangkan hatiku? ” “Aku ingin, tapi akan kulakukan dengan cara ku.” “Setidaknya kautemui gadis itu,” ucap Daddy dengan nada yang sudah menurun. “Tidak, Dad. Aku sudah memiliki piliha nku sendiri.” “Bawa gadis itu ke hadapanku jika kau memiliki pilihan terbaikmu. Jika dia memang lebih baik dari gadis yang kujodohkan kepadamu, aku akan menerima keputusanmu untuk tak melanjutkan perusahaan ini.” “Baiklah, aku akan membawanya kehadapan Daddy,” ucapku menerima tantangannya. Aku keluar dari ruang kerjanya dan pergi ke apart

