Forty Eight

1957 Kata

-Cris- Togar masih berusaha melakukan perlawanan meski nyawanya kini berada di tangan gue. Sayang sekali anak buahnya nggak berani berkutik. Mereka khawatir bosnya habis detik ini juga di tangan gue. "Eh, Ben, kau telepon Paul sekarang juga. Culik gadis pemilik toko bunga dan bawa dia kemari, cepat!" ucap Togar susah payah. Gue semakin mencekik leher Togar, membuat tua bangka itu kesulitan untuk bernapas. "Jangan pernah lagi berurusan sama gue kalau lo nggak pengen mati sengsara. Gue tahu lo akan menjebak gue malam ini karena lo pikir gue akan datang dengan Aaron, lalu lo bisa bebas mengancam gue dengan menyandera teman gue yang satu lagi. Yang lo hadapi ini Crisann Abraham, penipu dan penjudi ulung yang sangat lo inginkan. Saat ini Aaron sudah menyembunyikan keberadaan gadis pemilik t

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN