Forty Six

2306 Kata

-Nina- Saat aku membuka mata, kamarku sudah terang benderang oleh sinar mentari. Seperti biasa Cris sudah lebih dulu terjaga dan pergi entah ke mana. Wajahku menghangat saat melihat tubuhku sudah mengenakan pakaian. Pasti Cris yang memakaikannya sebelum pergi. Pagi menjelang siang Bibi Elya menyambutku di meja makan. Aku mengatakan pagi menjelang siang karena jam dinding saat ini sudah menunjukkan pukul sembilan pagi. Wajah bibi Elya terlihat tegang tapi juga seperti sedang menahan senyum setiap kali bertemu mata denganku. Hari ini memang tidak banyak yang harus aku selesaikan di kantor, jadi aku bisa masuk kantor menjelang tengah hari nanti. "Cris perginya jam berapa ya, bi? Aku masih tidur tadi waktu dia pamit pergi." "Akhir-akhir ini Meme sering telat bangun kalau saya perhatikan,"

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN