Twenty Three

1875 Kata

-Nina- Belum hilang rasa pening di kepalaku akibat semalam mengalami insomnia, pagi ini perasaanku gelisah tidak menentu. Seolah akan menghadapi hari yang berat hari ini. Mengancam Cris ternyata tidak membantu sama sekali untuk menenangkan kegelisahan hatiku. Jesus, aku harap hari ini berjalan lebih cepat dari hari-hari biasanya. Setelah melihat refleksi tubuhku di cermin dalam kamarku, bergegas aku melangkah meninggalkan unit apartemenku. Aku memang membohongi Cris dengan mengatakan akan tinggal di apartemen laki-laki itu, dan kenyataannya aku sudah kembali ke apartemenku sendiri sejak kemarin. Kenikmatan tersendiri bagiku bisa mengelabui laki-laki dengan tempramen buruk seperti Crisann. Ekspresinya ketika marah bukannya membuatku ketakutan, malah justru membuatku semakin ingin membuat

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN