24. [ Kejutan ]

1676 Kata

Pagi ini seluruh pria yang berada di istana melakukan kegiatan rutinnya, berlatih pedang di halaman besar. Bunyi benda logam yang saling berdecing itu menambah kesan bagaimana antusias dan seriusnya orang-orang yang mengikuti sesi dari anak kecil hingga dewasa.   Nickholas yang berhadapan dengan Romeo pun tak pernah berhenti sedari tadi mengayunkan dengan lihai bagaimana benda itu bisa saja mencelakai lawannya. Begitu pun dengan Romeo, ia disebut dengan tameng istana yang bisa dipastikan selalu bisa mengalahkan lawannya.   Tubuhnya bergerak ke sana kemari menghindari Nickholas yang semakin membabi buta menyerangnya. Sedikit kesalahan, ia terpeleset dan menyebabkan Nickholas dengan cepat menindih tubuhnya dan siap menancapkan belati panjang itu di jantungnya.   “Whoho, kau sudah kalah ru

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN