29. Skenario Cinta

2083 Kata

Asyila yang tidak setuju dengan tuduhan Gibran pun membuat dirinya kesal. Dia langsung menyusul Gibran yang sudah keluar terlebih dahulu. “ Kak Gibran tunggu.” Panggilnya yang mengejar Gibran masuk ke restoran. Tapi Gibran masih mengacuhkan dirinya. “ Ihhh, kak Gibran tunggu. Asyila harus luruskan maksud Asyila. Kak Gibran ngga boleh bicara sembarangan seperti itu, apalag nuduh Asyila yang ngga-ngga.” “ Jangan berisik, suaramu ganggu orang lagi makan.” Ucap Gibran yang sudah memilih tempat duduk. Asyila pun langsung diam saat suaranya ternyata membuat dirinya menjadi pusat perhatian pelangggan restoran. “ Dengerin Asyila ya kak, Asyila sama sekali ngga cemburu. Apalagi ke cewek-cewek tadi. Itu bukan sifat Asyila banget. Dan kak Gibran ngga perlu kegeeran begitu deh.” Ucap Asyila denga

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN