Hari ini adalah hari bahagia Winda, karena hari ini adalah pernikahannya. Asyila dan Siska pun yang membantu acara dari awal pun selalu ada di dekat Winda. Namun hati Asyila tidak sebahagia seperti yang di lihat sekarang. Dia kembali mengingat hari pernikahannya yang sudah berlalu. Bahkan hari yang seharusnya menjadi hari paling bahagia untuknya telah berubah menjadi hari yang paling mengejutkan dan paling menyakitkan baginya. Dia pun kembali teringat akan bagaimana Gibran menawarkan diri menggantikan posisi menjadi suaminya. Tanpa Asyila sadari kehadiran Gibran telah membuat dirinya mulai terbiasa, walaupun Asyila belum sepenuhnya mengakui perasaan yang di rasakannya sekarang adalah perasaan sayang terhadap suaminya, baginya masih terlalu dini untuk bisa mengartikannya seperti itu. “

