19. Skenario Cinta

1979 Kata

“ PAPA.” Panggilan dari putrinya itu pun membuat seorang Adam langsung menoleh. Dia tersenyum saat melihat putrinya sekarang sudah ada di depannya. Asyila pun langsung memeluk papanya. “ Alhamdulillah akhirnya kamu tiba dengan selamat.” “ Makasih ya pa, udah jemput Asyila ke bandara.” “ Sama-sama sayang, oh ya. Kita langsung pulang ke rumah atau kamu mau makan siang dulu.” Tanya papanya. “ Kita makan siang dulu deh pa, Asyila laper.” Papanya pun menyetujuinya. Dan mereka pun langsung menuju restoran untuk makan siang. Sambil menunggu makanan mereka datang Asyila pun bingung harus bertanya tentang tujuan papanya menyuruh Asyila untuk datang. Sebenarnya dia ragu, karena dia takut kalau Gibran akan berpikiran yang tidak-tidak kalau sampai dirinya datang terlebih dahulu. Awalnya Asyila

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN