Selama Asyila di Jakarta, dirinya pun tidak banyak meluangkan waktu bersama Gibran. Karena mau bagaimanapun Gibran pun harus bekerja, dirinya tidak mungkin meninggalkan pekerjaannya hanya karena adanya Asyila di rumah. Jadi Asyila pun berpergian dengan di temani oleh mbok Jum, karena dirinya pun tidak memiliki banyak kenalan di kota ini. Namun, karena besok Asyila harus kembali ke Surabaya maka Gibran pun sengaja tidak berangkat. Tapi hal itu dia lakukan pun atas saran dari papanya. Asyila yang baru selesai membantu mbok Jum di pagi hari pun heran melihat Gibran yang masih mengenakan baju santai dan duduk santai di sofa. Karena papanya pun sudah berangkat sejak tadi. “ Kak.” Panggil Asyila yang membuat Gibran langsung menoleh. “ Hmmm.” “ Apa hari ini kantor kak Gibran libur.” Tanya

