Bab 41.memaafkan

3175 Kata

Pagi yang indah mulai menyapa, “Morning kiss dong.” bisik Adam di kuping Naira tepat saat gadis itu mulai membuka kedua belah kelopak matanya pelan. Blush! Seketika wajah cantik itu merona, membuat Adam semakin gemes dan tanpa permisi mencuri ciuman dari gadis cantik itu. “Apaan sih! Curang ya kamu. Kebiasaan deh, main nyosor-nyosor begitu.” Naira menabok pelan lengan kokoh Adam membuat pria itu terkekeh lucu. “Sekarang aku izin deh. Boleh cium nggak?” Tanya Adam yang mulai usil menggoda Naira dengan pura-pura mau mencium lagi, namun dengan cepat Naira membekap mulutnya sendiri daripada menjadi sasaran empuk bibir Adam. Adam mulai memajukan wajahnya, membuat Naira kembali memejamkan mata, sesaat gadis itu bisa merasakan benda kenyal menempel di dahinya, menghadirkan sebuah desiran

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN