Grazinia's POV "Aku memang tidak menyukaimu. Tapi.. Aku mencintaimu" DEG! Apa aku tidak salah dengar? Dia bisa menjawab perkataan batinku. Tidak menyukaiku tetapi Mencintaiku? Bagaimana bisa secepat itu? Tidak mungkin. Aku menggeleng-gelengkan kepalaku berusaha mengumpulkan kesadaranku kembali. Tidak mungkin dia bisa mendengar kata hatiku. "Kamu meragukan kemampuanku? Aku bisa mendengarnya. Kita itu memiliki ikatan batin, Zinia sayang. Dan aku mencintaimu sejak pertama kali kita bertemu.." jawabnya lalu mengeratkan pelukannya dan hanya bisa aku balas dengan tatapan tajam padanya. Dasar penggombal. Aku tidak akan termakan kata-katamu. "Ehem.." terdengar suara deheman dari seorang laki-laki yang sontak mengejutkan kami berdua. Aku langsung mendorong Abra dan berdiri menjauhinya beberapa

