Istri yang Sempurna

1138 Kata

Beberapa hari sebelum kedatangan Erik ke bungalo Arya. Ruangan itu begitu hening. Seorang pria dengan wajah yang sangat serius tengah mempelajari data-data yang ada di laptopnya. Sesekali jemari pria itu menimbulkan bunyi ketika beradu dengan keyboard laptop. Sementara itu, ada seorang pria di ruang sebelah yang terus saja memerhatikan pria tersebut. Pekerjaannya telah beres, hingga ia bisa diam-diam terus memerhatikan aktivitas atasannya. Pria itu seperti ingin mengatakan sesuatu. Akan tetapi, sampai waktu yang cukup lama Erik tak melakukan apa pun. Hanya sibuk memerhatikan tanpa berkedip. Hanya pikirannya yang terus berkecamuk penuh dengan pertanyaan. Kring kring. Suara dering telepon di hadapannya membuat Erik terkejut. Pria itu segera mengangkat gagang telepon dan menyapa dengan r

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN