Bab 23

1108 Kata

Dalam bunga tidur Rey, Rara yang hadir dan tidur dalam pangkuannya kini sengaja mengarahkan wajahnya ke arah bawah milik Rey. Lalu tiba-tiba saja wanita itu menurunkan celana Rey dan terjadilah hal yang sukses membuat Rey merem melek menikmati apa yang dilakukan wanita dalam mimpinya tersebut. Tentu saja wanita itu masih Rara. Hingga akhirnya, pria ini pun merasa bahwa dirinya sudah sampai di ujung batasnya. Lalu terdengar suara ketukan pintu yang membuatnya jadi terbangun dari mimpi basahnya. “Rey! Banguuun! Ini jam berapa? Kamu mau anter aku nggak sih?” teriak Rara dari arah luar kamar pria tersebut. Rey yang baru saja membuka matanya, berusaha menyadari apa yang sedang dia alami barusan. ‘Hah … mimpi …,’ batinya dengan perasaan yang masih berdebar membayangkan kejadian di dalam mimpi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN