Rara yang merasa aneh dengan sikap temannya itu kini berusaha tak menghiraukan ucapannya tadi. Bagi Rara, Jihan hanya iseng atau bercanda, tak mungkin rasanya jika benar-benar mengatakan pada orang tuanya tentang apa yang telah dia ucapkan tadi. Kini akhirnya mereka pun makan malam bersama dengan keluarga Jihan. Orang tua Jihan pun menyambut ramah saat melihat Rara bergabung dalam makan malam kali ini. “Halo, jadi ini yang namanya Rara? Maaf ya, Tante nggak nyambut kamu di rumah. Soalnya lagi sibuk banget di kantor,” ucap ibunya Jihan dengan nada yang terdengar begitu santun. Rara pun jadi tersenyum saat mendengarnya dan membalasnya dengan berusaha tetap sopan. “Iya, nggak apa. Tante.” Lalu Rara segera salim kepada kedua orang Jihan yang memang baru berjumpa di restoran mewah ini. Rar

