Kini Rara pun menangis sejadi-jadinya di pelukan Rey. Rasa sakit hatinya masih terasa, membuatnya tak mudah memaafkan pria ini begitu saja. Hanya saja, Rey berusaha terus untuk meminta maaf pada Rara. Dia bahkan tak mau melepaskan pelukannya, sampai wanita dalam pelukannya itu menjadi lebih tenang dan mau memaafkannya. “Ra … udah ya … jangan nangis lagi,” ucap pria ini dengan hati-hati. Rara masih sesenggukan karena dia belum bisa mengontrol dirinya. Bahkan mereka memerlukan waktu yang lama dalam posisi berpelukan ini, sampai Rara kembali tenang. Hingga sampai akhirnya Rara sudah tidak terlalu menangis, Rey pun perlahan mulai melepaskan pelukannya. Dia memperhatikan Rara yang wajahnya terlihat berantakan akibat air mata dan juga ingus yang mengalir menjadi satu. Benar-benar membuat Rey

