Bab 15

1174 Kata

Mendengar Rey yang berteriak dan membentaknya, sungguh membuat Rara menjadi terkejut bukan main. Dia merasa sangat kaget, dan bahkan rasanya langsung gemetaran. “Kenapa diam aja? Kamu budek apa gimana?” tanya Rey yang masih saja meluapkan amarahnya itu, dan membuat Rara kian terintimidasi dengan sikap Rey yang dirasa terlalu berlebihan saat menyentaknya. Rey kini mendekati Rara dan berdiri di hadapannya. Pandangannya masih saja fokus ke arah Rara, dan aura amarahnya masih terasa jelas menguasai tubuh pria ini. Rara pun kini menundukan kepalanya. Ia tak berani menatap Rey, yang jelas-jelas terlihat amat marah. Lalu ia pun berusaha meminta maaf, dan menjelaskan keadaannya. “Maaf, Rey … aku tadi … sama temenku.” Rara mengucapkan kalimatnya ini dengan hati-hati dan terbata-bata. Dia benar-

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN