Bab 45

1165 Kata

Rara berusaha untuk mengangkat tubuh Rey yang sudah begitu lemas tak berdaya itu. Ia pun segera merebahkannya di atas sofa dan merapikan tidurnya. Sejenak wanita ini memandangi wajah tampan yang nampak lusuh itu. Mendengar beberapa kalimat ocehan Rey tadi, membuat Rara jadi berpikir. ‘Apa yang dimaksud Rey itu, wanita yang bersamanya di mobil? Aku pikir, itu kekasihnya,’ batinnya menanggapi. Rara kemudian merendahkan diri, dan menatap wajah Rey lebih dekat. Ia memperhatikan alis tebal pria ini, dan terpesona dengan bulu mata lentik yang dimiliki oleh pria tersebut. Membuat Rara tersenyum kecil dan ingin menyentuhnya. Namun, ia pun segera tersadar. “Rara! Jangan pegang-pegang!” serunya mengingatkan dirinya sendiri. Rara pun menampar wajahnya sendiri dan menggelengkan kepalanya. Ia sudah

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN