"Kapan kamu akan pulang, Paman?" tanya Alesha pada Devano yang masih setia mengamati wajah Klarybel yang sedang tidur. Anak itu akan menangis lagi jika tahu pria itu berada di dekatnya. "Jangan ditoel terus hidungnya, nanti Klarybel bangun. Kamu kok ngeyel ya kalau dibilangi!" Alesha berdiri di depan lemari, melipat kedua tangannya di depan dadaa. Matanya memicing tidak bersahabat, merasa aneh dan masih kaget melihat Devano ada di dekatnya. Cepat sekali mereka bertemu, Alesha benar-benar tidak habis pikir. Alesha baru sampai kemarin di Jakarta, hari ini dia sudah berada dalam satu ruangan dengan Devano. Devano menoleh kepada Alesha, menaikkan sebelah alisnya. "Oh rupanya si Mommy cemburu? Mau saya kelonin siang bolong begini?" Mata Alesha melotot dengan mulut terbuka. Ingin cepat melengga

