17. Kedatangan Bara

2018 Kata

"Bang Bara!" Thalia melambaikan tangannya riang sekali. Dari gazebo halaman samping dia berlarian menyambut dosen sekaligus seorang abang yang begitu disayangi oleh anak-anak panti. Sosok Bara ini sangat dewasa, dia pria yang sangat baik dan sopan. Tidak heran jika para mahasiswi berebut ingin mencuri perhatiannya, berlomba-lomba juga ingin menjadi kekasihnya. Selain ganteng, dia sangat pintar. "Aku kira Abang cuman bercanda mau susulin kami ke sini." Thalia berdecak senang sekali, begitu manja dan tidak bisa mengontrol perasaannya. Bara terkekeh, dia menepuk-nepuk puncak kepala gadis ceriwis satu itu. "Hanya seminggu, sekalian jemput kamu dan Alesha." Alesha mengacungkan jempol. Meski liburan kuliah cukup panjang, Thalia dan Alesha tidak bisa berada di Bogor dalam kurun waktu yang panja

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN