Gara-gara kejadian semalam Seila kepalanya terluka dan dilarikan ke rumah sakit, tapi dia masih bisa pergi berkuliah karena ingin menyudahi hubungannya juga dengan Angga. Gadis ini tak mau ketinggalan mata kuliah apalagi hari ini dosennya galak-galak, tidak memberikan toleransi jika kosong absen dua kali. Bobi dan Bila sudah menyampaikan kabar buruk. Berita itu membuat kaki Seila sedikit lemas. Dia lihat dengan mata kepalanya sendiri Angga mabuk-mabukan dan menjadikannya sebuah taruhan. "Aku mencintai dia, ternyata setega itu dia menyakiti hatiku." Seila terduduk di lantai sebentar dan Bila pun memeluknya erat. Dia berjanji tak akan menyukai pria b******k lagi, tidak ada lagi Angga dan Aksara, mereka dua orang yang telah mengukir luka yang sangat dalam. Seila merasa lebih baik sakit kare

