Saling Mendekap

1314 Kata

“Aaaa …. Ternyata seru juga!” Baru jalan sebentar dengan motor, Seila berteriak kegirangan sambil sedikit berdiri. Dia seperti baru pertama kali naik motor saja, dulu sering bersama Aksara. Untung tidak ada momen lewatnya kilasan masa lalu di kepalanya. Kalau ada lalu dia sedang berdiri di motor bisa bahaya. “Jangan gitu, bahaya!” Angga mengusap kaki Seila agar dia kembali duduk dengan nyaman dan memeluk pinggangnya. Dulu Angga naik motor sendiri, tidak ada wanita yang ia bonceng. Motor ini dilarang membawa penumpang selain laki-laki. Angga berjanji akan membonceng hanya seorang gadis yaitu Seila. Senang rasanya bisa melihat gadis yang ia sukai dari kaca spion, biasa di belakang kosong sekarang ada yang memeluknya erat. Seila senang bukan main, dia merasa terlahir kembali, kebetulan hari

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN