Terbongkar

1191 Kata

"Tiati di jalan. Kalau sampe kabarin, ya!" Seila melambaikan tangannya sebagai tanda perpisahan. Malam ini dia tidak mau tidur bersama Angga, banyak teka-teki yang harus dipecahkan. Dia tak lagi bersikap dingin karena tidak mau Angga curiga jika dia sudah sedikit ingat tentang Aksara. “Bagaimana cari bukti-bukti di masa lalu, ya?” tanya Seila sambil melangkahkan kaki ke depan rumahnya dari gerbang luar. Angga tidak ia suruh masuk pula untuk mampir sebentar. Menguak masa lalu yang ditutup rapat mungkin agak sedikit sulit, ditambah lagi sepertinya ada bumbu yang menyakitkan dan Seila harus siap akan hal ini. “Ah iya. Bik Sur kalau di introgasi bakal bohong gak, ya?” Ayah dan ibunya sudah pasti berbohong, orang bilang pacarnya itu Angga dan pura-pura tak tahu siapa Aksara. Racun yang diteb

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN