55

1239 Kata

"Leo! Jangan uji kesabaran mama dan papa!" bentak Victoria dengan berkacak pinggang. Nadine semakin gemetar, berusaha bangkit tapi ditahan Leonard. "Leonard." Kini Alexander yang bersuara. "Usir wanita itu dari sini, atau kami akan menarik segala dukungan padamu!" Leonard menoleh perlahan, sorot matanya tajam menusuk Alexander, Victoria, dan Daisy sekaligus. Aura dingin yang menyelubunginya seketika membuat ruangan itu serasa kehilangan oksigen. Dengan gerakan tenang namun penuh wibawa, Leonard berdiri tegak di sisi ranjang, tubuhnya seolah membentuk perisai hidup di depan Nadine. “Tarik saja. Aku tak peduli,” suaranya bergetar oleh amarah yang ditahan, “lebih baik kaliananggap aku orang asing.” “Leonard!” Victoria terpekik, wajahnya merah karena kesal. “Beraninya kau bicara seperti i

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN