Setelah mengirimkan pesan, Nadine segera kembali ke tempatnya. Tak lupa ia membawa ponsel. 'Ya Tuhan. Kumohon, berilah hamba pertolongan,' doa wanita itu dari dalam hati. Menit berlalu berganti jam, langit tampak menggelap. Nadine tanpa sadar tertidur karena merasa lelah dengan ketegangan yang terjadi hari ini. Di saat ia terlelap dalam tidurnya, mendadak seseorang menggoyang kakinya. "Hei bangun." Suara bariton yang berat dan menakutkan berhasil membuat Nadine terperanjat. "Jangan sentuh aku!" teriak Nadine tanpa sadar. Pria suruhan Adrian itu hanya menatapnya dengan datar. Helaan keluar dari hidungnya. "Ayo keluar!" Mata Nadine terbelalak. "Ke mana?" "Udah ikut aja!" Nadine berusaha menolak, tetapi tenaga penjaga itu sangat kuat hingga membuatnya terseret dan menjauh dari apar

