Nadine merenung di kamar. Ia sudha mengemasi barang-barangnya dan berniat keluar dari rumah ini. Namun, baru saja ia keluar dari kamar, seorang pria paruh baya menatapnya dengan penasaran. "Anda mau ke mana, Nona?" tanyanya ramah. Dia adalah pria yang menjemputnya dari apartement Adrian kemarin sore. Nadine yang kikuk karena merasa atmosfer kurang nyaman, segera menjawab, "pulang." "Oh. Maaf, Nona. Tapi Tuan tidak mengizinkan Anda keluar sejengkal pun dari rumah ini." Mata Nadine terbelalak. "Apa? Kenapa?" "Saya tidak tahu alasan yang pasti. Tapi, Nona pasti tahu. Jadi, mohon untuk tidak keluar dari rumah ini, atau saya akan mendapat masalah besar." Nadine melirik name tag di d**a kanan pria itu, ternyata namanya Jack. "Sorry, Jack. Tapi aku harus pergi sekarang." Jack tersenyum, i

