Brak!! Bara tersentak ketika mendengar sesuatu dilempar di atas meja. Bara tak menyadari Starla sudah kembali ke ruangan. Wanita itu terlihat kusut. Sepertinya sesuatu tak berjalan sesuai dengan keinginannya. Bara sesekali melirik sambil sibuk mengetik di depan komputer. Starla menghempas pantatnya di atas kursi kerja. "Sialan para tua bangka, itu!! LIhat saja! Aku pasti akan membalas semua yang sudah Kau lakukan padaku!" gumam Starla dengan wajah penuh amarah. "Aduhh!! Dasar perut ga tahu diri!" gerutu Starla lagi seraya meremas perutnya. Melihat hal itu membuat Bara mau tak mau harus berbasa basi. Walau bagaimana pun Starla adalah atasannya. Klotak! Klotak! Starla melepas sepatunya asal-asalan. Bara yang sudah beranjak untuk sekedar berbasa basi tiba-tiba memilih mengurungkan n

