Bab 20

1512 Kata

"BARA!! Beliin ketoprak di depan kantor, gih!" perintah Starla ketika jam istirahat. Dengan malas Bara turun ke lantai satu. Sudah seminggu sejak keduanya diam-diam menikah. Hubungan keduanya memang menjadi lebih dekat. Namun, bukan hanya dekat sebagai rekan kerja di kantor, tetapi Starla pun semakin rajin membuat Bara menderita. Bukan hanya menjadikannya seorang sopir, tetapi Starla sering meminta dibelikan ini itu, diambilkan ini itu seolah Bara adalah kacung. "Arrgghh!!" Bara menendang botol bekas yang tergeletak tak bersalah di depan kakinya. "Akh!!" pekik seseorang. Bara seketika membungkuk dengan tangan membekap mulutnya sendiri. Botol yang ia tendang baru saja mengenai kepala seseorang. "Ups!!" Bara berjalan setengah berlari mendekat pada orang tersebut. "Ma-maaf, saya tidak

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN