Semua yang berada di dalam aula tempat dilaksanakan wawancara calon karyawan baru tercengang saat mendengar suara tamparan yang sangat keras dan menggelegar. Sungguh.. Semua orang yang berada di dalam aula itu sangat tercengang saat melihat Mayang menampar Kayra dengan sangat keras di hadapan mereka. Kayra mengusap pipi yang baru saja mendapatkan tamparan keras dari Mayang. Perih.. Ya. Tamparan keras yang diperoleh Kayra dengan sangat keras dari Mayang memang terasa sakit dan perih. Namun hati Kayra lebih perih dari tamparan itu. Kayra menatap Mayang dengan tatapan menghunus tajam. Mayang membalas tatapan Kayra dengan senyuman smirk di wajahnya Rendra yang melihat hal itu langsung melangkahkan kaki menuju ke arah Kinara. “Bu Kinara –“ ucapan Rendra dipotong oleh Kayra dengan tangan Kay

