Tubuh Kayra remuk pagi ini setelah pergulatan panas yang kembali dilakukan bersama dengan sang suami tanpa mengenal waktu malam tadi. Namun Kayra tidak bisa menolak permintaan sang suami karena Kayra juga menikmati setiap sentuhan sang suami saat Kayra dan Rendra melakukan pergulatan panas malam tadi. Sungguh.. Kayra merasakan perasaan yang berbeda saat bersama dengan sang suaminya yang saat ini jika dibandingkan dengan mantan suaminya yang terkesan hambar saat mantan suaminya itu sedang bersama dengan Kayra di masa lalu. “Sayang..” Rendra memanggil sang istri yang kini sedang bersiap di depan meja rias pagi ini. Kayra yang mendengar suara sang suami kini sedang memanggil nama dirinya lantas menoleh ke arah sumber suara di mana sang suami kini telah berdiri di hadapan dirinya dengan pena

