Satu kata yang diucapkan sang kakak kini masih terngiang oleh Kayra yang belum dapat memejamkan mata saat waktu telah menunjukan pukul satu dini hari itu. Kayra masih tidak percaya dengan apa yang diucapkan oleh sang kakak malam tadi. Rasa tidak percaya masih menyelimuti dalam diri Kayra dengan apa yang diucapkan oleh sang kakak malam tadi. Rendra menggeliatkan tubuh dengan perlahan lalu membuka mata saat melihat lampu kamar masih tampak terang benderang saat ini. Rendra menoleh ke arah samping di mana sang istri yang masih dalam dekapan hangatnya kini masih membuka mata sembari tidur dengan posisi telentang di samping dirinya saat ini. “Kenapa kamu belum tidur sayang? Kamu sedang memikirkan apa pikirkan sayang?” tanya Rendra yang memutuskan untuk membuka mata dan menatap ke arah sang is

