Udara sore terasa lembut ketika Vanila berdiri di balkon apartemen sambil menggendong bayinya. Matahari mulai turun perlahan, memantulkan cahaya keemasan yang menenangkan. Di pelukannya, bayi mungil itu tertidur dengan damai, sesekali meringis kecil lalu tenang lagi. Adrian keluar dari dalam dengan membawa kamera kecil. Ia tampak serius, seperti sedang menghadapi rapat penting. "Sayang, jangan bergerak dulu," katanya sambil mengarahkan kamera. Vanila menoleh cepat. "Eh, kamu lagi ngapain sih?" Adrian tersenyum lebar. "Dokumentasi. Kita harus punya kenangan hari ini. Hari pertama kamu berani bawa dia keluar balkon." Vanila terkekeh, meski pipinya memerah. "Aneh banget kamu. Baru juga beberapa meter dari kamar, udah kayak acara TV aja." Klik. Adrian menekan tombol kamera, memotret Vanil
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


