Hari ini Kevin bangun lebih awal. Sejak pagi-pagi tadi ia sibuk mempersiapkan kejutan yang akan diberikan pada Keyra, ia tahu istrinya itu pasti masih marah gara-gara kejadian semalam. Setelah semuanya sudah beres, kini tinggal memanggil Keyra. Semoga saja Keyra suka dan tidak marah lagi padanya. Kevin sudah berdiri didepan pintu kamar, ia mengambil nafas panjang lalu membuangnya. Tunggu, kenapa jadi deg-degan gini ya? Kayak mau ketemu siapa aja. Ketika Kevin membuka pintu ia melihat Keyra yang masih bergelung nyaman bersama selimut tebalnya. Padahal ini sudah hampir jam delapan dan istrinya itu masih tertidur pulas seakan pancaran sinar matahari tidak mengusik tidurnya. Kevin mengulas senyumnya lalu menggeleng pelan, ia menghampiri Keyra dan berjongkok tepat didepan wajah Keyra. Laki-

