"Kamu menanyakan jalan tengah? Bagaimana kalau kamu kembali ke pelukanku dan kita bisa memikirkan kembali jalan terbaik untuk perusahaan Narendra?" bisik Carissa di depan wajah Rayyan. Rayyan mengernyitkan dahinya. Dia menatap wajah Carissa yang sudah berada di depan wajahnya. Senyuman Carissa benar-benar menggoda. Hembusan nafasnya yang hangat juga sudah menerpa kulit wajah Rayyan. *** "Kamu sedang mencoba merayuku?" tanya Rayyan ketus. "Tidak merayu, aku menawarkan kerja sama lagi padamu. Dan kamu tahu apa kerja sama terbaik denganku kan?" Carissa mengusap pelipis lalu turun hingga ke pipi Rayyan. Dia ingin segera mendapatkan Rayyan kembali ke sisinya. "Huh! Singkirkan tangan kotormu itu dariku! Dan jangan berharap aku akan menjalin kerja sama lagi denganmu!" Rayyan mendengkus lalu

