Terpeluk Kenangan

1679 Kata

Terpeluk Kenangan "Gerbang Mistaqon Gholizha telah terbuka lebar.  Nada-nada Cinta di hadapan Allah terucap dengan lantang. Ukiran nama yang sementara menetap di hati kini hampir sepenuhnya,  telah membuktikan betapa berharganya engkau bagi diri ini" -Syauqillah Syadzahra-   *** Semilir angin yang menerpa bertepatan dengan Ustadzah Maryam menutup tausiyahnya sore ini di Masjid Kampus. Berpuluh-puluh wajah yang ada disana menampilkan ekspresi yang berbeda. Usai shalat ashar, Syadza bergegas beranjak pergi tanpa harus melipat mukenah karena pakaian yang ia pakai sudah memenuhi syarat untuk langsung melaksanakan shalat. ‘’Dek, mau langsung pulang?’’ tanya Nayla ‘’Engga kak, aku mau ke toko buku dulu’’ balasnya sambil mengenakan kaus kaki. Nayla mengangguk. ‘’Ya sudah kita pulang du

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN