Cuplikan 28

372 Kata

Jeremy melirik ke arah kanan dan kiri, menatap para pelayan yang sedang sibuk dengan urusan masing-masing. Lelaki dengan kemeja abu-abu itu memandang jam tangannya perlahan, dan menghela napas. Ini sudah terlalu terlambat bagi Zero untuk pergi ke kantor, ke mana lelaki itu sebenarnya?  Luna berada di ruang tengah dan sedang menonton televisi sambil tertawa sesekali, entah apa yang lucu karena gadis itu sedang menonton berita. Jeremy mengerutkan dahinya sejenak dan berjalan ke arah sana. Orang-orang sedang sibuk, dan ia memberanikan diri untuk berbicara pada Luna. Meski nantinya ia akan ditanya macam-macam jika Zero melihat hal ini dari CCTV, tapi ia tidak peduli. Jeremy bisa menjelaskan kalau ia tengah mencari informasi tentang keberadaan Zero dari gadis itu. "Luna," panggil Jeremy deng

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN