Arka tersenyum melihat Sherry meneguk wajahnya saat menikmati makanan yang sudah Fatim sediakan. Ia sendiri mulai merasa Sherry begitu beruntung memiliki keluarga seperti Luna dan Ibu Fatim. Berbeda dengan keluarganya yang seperti orang asing. Sherry berharap setelah makan malam, Arka segera pulang dan tidak perlu berlama lagi dirumahnya. Ia sudah gerah memandang pria itu yang selalu cari muka pada ibu. "Sher, kamu bisa tersenyum sedikit." Ucap Arka berbisik lalu dengan cepat Sherry menatap kesal pria itu. "Pak, dengar ya jangan mentang bapak bos bisa seenaknya. Pak Arka dirumah saya sekarang bukan bos disini." Balas Sherry geram namun dengan santai Arka terkekeh dengan kelakuan Sherry itu. "Saya tidak perduli." Ujar enteng Arka. Tanpa disadari Luna dan Fatim memperhatikan mereka

