Alvin dan Rea berada di coffe shop milik Raga, mereka berdua sudah saling bertemu. Keduanya tampak bahagia lantaran rencana mereka seperti berhasil mencuci otak Sherry, dengan begitu rencana mereka lebih mudah memisahkan kedua sepasang suami istri. "Vin, gua nggak nyangka rencana lo berlian banget." Ucap Rea sambil tersenyum licik. Alvin yang tengan menyesap minuman ikut tersenyum puas. "Rea.. Lo harus ingat gua tahu kelemahan Arka. Untuk gua memisahkan Arka dan Sherry bukan sesuatu yang sulit." Ujar Alvin. "Rencana kita selanjutnya apa?" Alvin memutar bola matanya seolah berpikir. "Kita harus lihat kemarahan Sherry dengan Arka lebih dulu, setelah kita pikirkan rencana berikutnya." Jawab Alvin. Tanpa keduanya sadari Raga yang tengah santai mendengar pembicaraan mereka, yang membu

