Arka banyak belajar hidup dengan cinta hanya bersama Sherry. Ternyata cinta tak seburuk yang dia bayangkan. Dan sekarang dia termenung setiap detik merindukan istrinya. Pada lah Arka berada di kantor saat ini. Sudah beberapa bulan berlalu setelah pernikahan mereka, bahkan sekarang perut Sherry sudah membesar tinggal menunggu kelahirannya. Arka tak sabar setiap harinya menunggu detik kelahiran bukti cinta mereka. Yang lebih membuat Arka tak menyangka jika Sherry secepat ini hamil. Laki-laki itu mengambil ponselnya menelpon Sherry. Syukurnya saat ini Sherry bersedia sementara mereka tinggal dengan maminya. "Halo." "Halo istriku. Kamu udah minum s**u? Udah minum vitamin." Sherry bosan setiap hari Arka menelponnya hanya untuk mengingatkannya hal menurutnya sepele, tapi jika tak dituruti
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


